BKM Tlogomas Masuk 10 Besar Lomba PNPM Mandiri

Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kelurahan Tlogomas, Kota Malang ditetapkan menjadi 10 besar nominator lomba Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri tingkat Provinsi Jawa Timur. Terkait hal tersebut, tim penilai lomba, Kamis (17/11)  melihat langsung kondisi riil dan pemaparan dari tim BKM Kelurahan Tlogomas.

Ketua tim penilai, Hariyanto saat di Kelurahan Tlogomas

Ketua tim penilai, Hariyanto saat di Kelurahan Tlogomas

Ketua tim penilai, Hariyanto, mengatakan bahwa lomba PNPM tersebut diikuti oleh 26 kota/kabupaten yang ada di Jatim. Untuk menjadi yang terbaik, kata dia, tim penilai harus mengetahui kondisi riil/sesungguhnya dari program yang dijalankan BKM selaku peserta lomba. “Selain membahas tentang penggunaan anggaran yang diberikan, kami juga ingin meninjau hasil dari pembangunan fisik yang telah dilakukan,” ujar Hariyanto.

Adapun dana yang digunakan dalam program ini terbagi ke dalam 3 kategori. Yaitu, dana sosial, dana ekonomi, dan dana lingkungan. Untuk setiap BKM diberikan kesempatan untuk mengelola dana sebesar Rp 300 juta. Dana ini tidak hanya digunakan untuk pengembangan usaha dari anggota saja, tapi juga bisa dimanfaatkan sebagai dana sosial maupun dana lingkungan.

Untuk lingkungan, terang Hariyanto, dana tersebut bisa dimanfaatkan untuk menciptakan lingkungan sekitar terbebas dari kesan kumuh. Hal ini nantinya juga akan mendukung program kerja para anggota yang akan mengembangkan usahanya. “Tidak mungkin sebuah usaha bisa berkembang jika lingkungannya kumuh,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua BKM Tlogomas, Erfan Ahmad Dahlan mengatakan bahwa selama ini sudah banyak program yang ditawarkan BKM kepada masyarakat. Namun demikian respon maupun yang sudah dilaksanakan masih terbilang cukup kecil. “Hal ini terjadi memang pada dasarnya BKM tidak menjanjikan keuntungan apa-apa,” ujar Erfan.

“Namun demikian BKM juga memberikan kesempatan kepada warga yang ingin mengembangkan usaha. Setiap warga yang telah menjadi anggota bisa mendapatkan dana pinjaman hingga Rp 5 juta. Dengan pembagian jasa sebesar 1,5 persen diharapkan tidak akan membebani anggota terlalu berat agar usaha yang dijalankan bisa berkembang,” pungkas Erfan. (say/dmb)

 

Sumber: http://mediacenter.malangkota.go.id/2011/11/bkm-tlogomas-masuk-10-besar-lomba-pnpm-mandiri/#ixzz35vtiDbhk

Bagikan informasi ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *